Tuesday, 23 Dec 2014

Dasar-Dasar Perancangan Percobaan

Hubungan antara Metode Ilmiah dan Metode Percobaan

  • Metode Ilmiah adalah studi terhadap kebenaran yang diatur oleh pertimbangan logis.
  • Metode Percobaan adalah salah satu metode ilmiah dalam pengumpulan data empiris untuk memperoleh pengetahuan baru. Jadi metode ilmiah itu bermacam-macam jenisnya salah satunya adalah metode percobaan.

Istilah-istilah dalam Perancangan Percobaan

  • Percobaan :
    • Suatu keadaan yg dicoba pada kondisi/situasi tertentu yg tetapkan oleh si pencoba.
    • Suatu uji atau sederetan uji yang bertujuan merubah peubah input menjadi suatu output yang merupakan respon dari percobaan tersebut
    • Suatu kegiatan yang dilakukan untuk membangkitkan data yang merupakan respon dari objek/individu/unit yang dikondisikan tertentu
  • Perancangan : Usaha atau seluk beluk pembuatan rancangan.
  • Rancangan : Wujud/hasil dari merancang.
  • Uji Coba : Digunakan untuk masalah situasi yang bersifat periodik atau tidak terus menerus. Ex. KIR mobil.
  • Pengujian : Diarahkan terhadap keberhasilan, bukan untuk menjawab bagaimana keberhasilanl itu terjadi. Ex. Pengujian daya tumbuh benih.
  • Percobaan : Diarahkan untuk memahami masalah melalui struktur-struktur uji yg dianalisis secara keseluruhan. Ex. Percobaan pemupukan.

Hal-hal yg perlu dalam melakukan percobaan:

  • Apa yg menjadi tujuan percobaan
  • Apa yg menjadi perlakuan?
  • Metode
  • Apa yg menjadi Satuan Percobaan?
  • Apa yg menjadi Satuan Pengamatan?
  • Ukuran apa yg akan dicatat?
  • Apa rancangannya?
  • Justifikasi untuk rancangan → Ulangan
  • Pengacakan
  • Rencana
  • Analisis Statistik yg diusulkan

     

  • Apa yg menjadi tujuan percobaan?
    • Tujuan percobaan ditulis secara jelas, dapat berbentuk pertanyaan, hipotesis yg hendak diuji atau pengaruh yg hendak diuji
      • Teladan: "Untuk menduga seberapa jauh perbedaan pemupukan dengan pupuk A dibanding dengan pupuk B dalam meningkatkan produksi varietas jagung hibrida"
  • Apa yg menjadi perlakuan?
    • Metode atau prosedur yang akan diterapkan kepada unit percobaan
    • Kadang-kadang sederhana, kadang-kadang berupa kombinasi
    • Struktur perlakuan:
      • Tidak terstruktur
      • Beberapa perlakuan baru dengan kontrol
      • Semua kombinasi dua faktor
      • Semua kombinasi dua faktor + kontrol
      • Semua kombinasi tiga faktor atau lebih
    • Deskripsikan secara jelas perlakuan yg menjadi perhatian
  • Metode
    • Berisi penjelasan bagaimana menerapkan perlakuan ke dalam unit percobaan, dan apa yg dilakukan sampai seluruh pengukuran diambil
    • Biasa dilakukan bukan oleh statistisi
  • Apa yg menjadi unit percobaan?
    • Unit terkecil dalam suatu percobaan yang diberi suatu perlakuan
    • Bisa berupa petak lahan, individu, sekandang ternak, dll tergantung dari penelitiannya
  • Apa yg menjadi unit amatan?
    • Anak gugus dari unit percobaan tempat dimana respons perlakuan diukur
    • Pada beberapa kasus, unit percobaan = unit amatan
    • Tentunya, harus diketahui terlebih dahulu ukuran apa yg akan dicatat
  • Ukuran apa yg akan dicatat?
    • Persiapkan ukuran yang akan dicatat
    • Hal yg baik adalah dengan membuat data sheet,
      • baris untuk unit amatan dan kolom untuk setiap pengukuran
    • Hindari melakukan kalkulasi sewaktu mencatat pengukuran
      • Misal jangan melakukan rata-rata sewaktu mengukur unit amatan
  • Apa rancangannya?
    • Berisi deskripsi rancangan percobaan yang akan diterapkan
      • Baku : RTL, RKTL, RBSL, FAKTORIAL, dll
      • Tidak baku : model linier
    • dibahas lebih lanjut dalam pertemuan selanjutnya
      • Rancob I : rancangan-rancangan baku
  • Justifikasi Rancangan → Ulangan
    • Jika terlalu banyak ulangan → boros waktu dan uang
    • Jika terlalu sedikit → perbedaan antar perlakuan tertutupi oleh perbedaan antara unit percobaan
    • dibahas dalam setiap rancangan
  • Pengacakan?
    • Mengapa perlu?
      • Untuk menghindari :
      • Bias sistematik
      • Bias seleksi
      • Bias ketidaksengajaan
      • Kecurangan oleh pelaksana percobaan
    • Bagaimana caranya?
      • Tuliskan rencana secara sistematik
      • Pilih bilangan acak
      • Terapkan bil. Acak dalam rencana sistematik
  • Rencana
    • Berisi deskripsi secara detail bagaimana perlakuan dialokasikan ke dalam unit percobaan → biasanya dalam gambar skema
    • dibahas lebih lanjut untuk setiap rancangan
  • Analisis Statistik yg diusulkan
    • Berisi panduan untuk analisis statistika yang akan diusulkan sebelum data dikumpulkan
      • Mis : ekplorasi, Anova, Uji Lanjut, Regresi, dll




Please share...!



Komentar Anda?