Saturday, 16 Dec 2017

Contoh Rancangan Petak-petak Terbagi (Split-split Plot)

Contoh Penerapan Rancangan Petak-Petak Terbagi (Split Split Plot Design)

Artikel Contoh Analisis Rancangan Petak-Petak terbagi ini merupakan kelanjutan dari artikel Rancangan Petak-petak Terbagi (Split-split Plot). Misalkan saja, ada percobaan dibidang pertanian yang ingin mempelajari pengaruh dari pemupukan Nitrogen (A), Manajemen terhadap tanaman (B) dan Jenis Varietas (C) terhadap hasil produksi padi (ton/ha). Faktor Nitrogen ditempatkan sebagai petak utama, Manajemen sebagai anak petak dan Varietas sebagai anak-anak petak. Berikut adalah langkah-langkah perhitungan analisis ragam yang dilanjutkan dengan Uji Lanjut Fisher's LSD/BNT.

Bahasan selengkapnya mengenai Contoh Penerapan Rancangan Petak-Petak Terbagi bisa dibaca pada dokument berikut dan Tutorial pengolahan datanya dengan menggunakan software SPSS bisa Anda pelajari pada tautan Tutorial SPSS: Split Split Plot (Rancangan Petak Petak Terbagi)

Info.
Apabila dokument dari server scribd tidak muncul, silahkan refresh (reload) kembali halaman ini.

 

Wait...
Tunggu Sampai dokumen selesai dimuat...!

 

Document Script:


Contoh Penerapan
Percobaan dibidang pertanian ingin mempelajari pengaruh dari tiga faktor yaitu, pemupukan Nitrogen (A), Manajemen terhadap tanaman (B) dan Jenis Varietas (C) terhadap hasil produksi padi (ton/ha). Faktor Nitrogen ditempatkan sebagai petak utama, Manajemen sebagai anak petak dan varietas sebagai anak-anak petak.
Tabel 4. Data Hasil Produksi Padi (ton/ha)

Nitrogen (A) Manajemen (B) Varietas (C) Kelompok (K) Total
Perlakuan
1 2 3
a1 b1 c1 3.320 3.864 4.507 11.691
c2 6.101 5.122 4.815 16.038
c3 5.355 5.536 5.244 16.135
Total a1b1kl 14.776 14.522 14.566 43.864
b2 c1 3.766 4.311 4.875 12.952
c2 5.096 4.873 4.166 14.135
c3 7.442 6.462 5.584 19.488
Total a1b2kl 16.304 15.646 14.625 46.575
b3 c1 4.660 5.915 5.400 15.975
c2 6.573 5.495 4.225 16.293
c3 7.018 8.020 7.642 22.680
Total a1b3kl 18.251 19.430 17.267 54.948
Total a1kl 49.331 49.598 46.458 145.387
a2 1 c1 3.188 4.752 4.756 12.696
c2 5.595 6.780 5.390 17.765
c3 6.706 6.546 7.092 20.344
Total a2b1kl 15.489 18.078 17.238 50.805
2 c1 3.625 4.809 5.295 13.729
c2 6.357 5.925 5.163 17.445
c3 8.592 7.646 7.212 23.450
Total a2b2kl 18.574 18.380 17.670 54.624
3 c1 5.232 5.170 6.046 16.448
c2 7.016 7.442 4.478 18.936
c3 8.480 9.942 8.714 27.136
Total a2b3kl 20.728 22.554 19.238 62.520
Total a2kl 54.791 59.012 54.146 167.949
a3 1 c1 5.468 5.788 4.422 15.678
c2 5.442 5.988 6.509 17.939
c3 8.452 6.698 8.650 23.800
Total a3b1kl 19.362 18.474 19.581 57.417
2 c1 5.759 6.130 5.308 17.197
c2 6.398 6.533 6.569 19.500
c3 8.662 8.526 8.514 25.702
Total a3b2kl 20.819 21.189 20.391 62.399
3 c1 6.215 7.106 6.318 19.639
c2 6.953 6.914 7.991 21.858
c3 9.112 9.140 9.320 27.572
Total a3b3kl 22.280 23.160 23.629 69.069
Total n3kl 62.461 62.823 63.601 188.885
Total
Kelompok 166.583 171.433 164.205 502.221

Perhitungan:
Langkah 1: Hitung Faktor Koreksi


Langkah 2: Hitung Jumlah Kuadrat Total


Analisis terhadap Petak Utama:
Data Total Petak Utama (Kelompok x Nitrogen)
Nitrogen (A) Kelompok (K) Total A
1 2 3
1 49.331 49.598 46.458 145.387
2 54.791 59.012 54.146 167.949
3 62.461 62.823 63.601 188.885
Total K 166.583 171.433 164.205 502.221

Langkah 3: Hitung Jumlah Kuadrat Petak Utama

Langkah 4: Hitung Jumlah Kuadrat Kelompok


Langkah 5: Hitung Jumlah Kuadrat Faktor A


Langkah 6: Hitung Jumlah Kuadrat Galat Petak Utama (Galat a)



Analisis terhadap Anak Petak:
Data Total Anak Petak: Kelompok x Nitrogen x Manajemen (KAB)
Nitrogen (A) Manajemen (B) Kelompok (K) Total AB
1 2 3
1 1 14.776 14.522 14.566 43.864
2 16.304 15.646 14.625 46.575
3 18.251 19.430 17.267 54.948
2 1 15.489 18.078 17.238 50.805
2 18.574 18.380 17.670 54.624
3 20.728 22.554 19.238 62.520
3 1 19.362 18.474 19.581 57.417
2 20.819 21.189 20.391 62.399
3 22.280 23.160 23.629 69.069
Total K 166.583 171.433 164.205 502.221

Data Total Faktor Nitrogen x Manajemen (AB)
Nitrogen (A) Manajemen (B) Total A
1 2 3
1 43.864 46.575 54.948 145.387
2 50.805 54.624 62.520 167.949
3 57.417 62.399 69.069 188.885
Total B 152.086 163.598 186.537 502.221

Langkah 7: Hitung Jumlah Kuadrat Anak Petak

Langkah 8: Hitung Jumlah Kuadrat Faktor B


Langkah 9: Hitung Jumlah Kuadrat Interaksi AB


Langkah 10: Hitung Jumlah Kuadrat Galat Anak Petak (Galat b)


Analisis terhadap Anak-anak Petak:
Tabel Nitrogen x Varietas (AC)
Nitrogen (A) Varietas (C) Total A
1 2 3
1 40.618 46.466 58.303 145.387
2 42.873 54.146 70.930 167.949
3 52.514 59.297 77.074 188.885
Total C 136.005 159.909 206.307 502.221

Tabel Manajemen x Varietas (BC)
Manajemen (B) Varietas (C) Total B
1 2 3
1 40.065 51.742 60.279 152.086
2 43.878 51.080 68.640 163.598
3 52.062 57.087 77.388 186.537
Total C 136.005 159.909 206.307 502.221

Tabel Nitrogen x Manajemen x Varietas (ABC)
Nitrogen (A) Manajemen (B) Varietas (C)
1 2 3
1 1 11.691 16.038 16.135
2 12.952 14.135 19.488
3 15.975 16.293 22.680
2 1 12.696 17.765 20.344
2 13.729 17.445 23.450
3 16.448 18.936 27.136
3 1 15.678 17.939 23.800
2 17.197 19.500 25.702
3 19.639 21.858 27.572

Langkah 11: Hitung Jumlah Kuadrat Faktor C


Langkah 12: Hitung Jumlah Kuadrat Interaksi AC


Langkah 13: Hitung Jumlah Kuadrat Interaksi BC


Langkah 14: Hitung Jumlah Kuadrat Interaksi ABC


Langkah 15: Hitung Jumlah Kuadrat Galat Anak-anak Petak (Galat c)



Langkah 16: Buat Tabel Analisis Ragam beserta Nilai F-tabelnya
Tabel 5. Analisis Ragam RPPT Data Hasil Padi
Sumber
Ragam DB JK KT F-hit F .05 F .01
Petak Utama
Kelompok (K) 2 1.00520207 0.50260104 1.55 tn 6.944 18
Nitrogen (A) 2 35.0547647 17.5273824 54.10 ** 6.944 18
Galat(a) 4 1.29597452 0.32399363 -
Anak Petak
Manajemen (B) 2 22.7851267 11.3925634 49.33 ** 3.885 6.927
AB 4 0.16164496 0.04041124 0.17 tn 3.259 5.412
Galat(b) 12 2.77122052 0.23093504 -
Anak-anak Petak
Varietas (C) 2 94.6487262 47.3243631 77.63 ** 3.259 5.248
AC 4 3.43556081 0.8588902 1.41 tn 2.634 3.89
BC 4 4.24034948 1.06008737 1.74 tn 2.634 3.89
ABC 8 2.36296259 0.29537032 0.48 tn 2.209 3.052
Galat(c) 36 21.9473389 0.6096483 -
Total 80 189.708872

Hitung koefisien keragaman:






jadi: kk (a) = 9.18 %; kk (b) = 7.75 %; kk (c) = 12.59 %;
Pada umumnya, koefisien keragaman petak utama > anak petak > anak-anak petak. Namun pada kasus di atas, tidak menunjukkan kondisi tersebut. Apabila hal tersebut sering terjadi, sebaiknya diskusikan dengan orang yang ahli dibidang statistik.
Langkah 17: Buat Kesimpulan
Dari Tabel Analisis Ragam tidak tampak bahwa pengaruh interaksi tidak signifikan, baik interaksi antara ketiga faktor (interaksi ABC) maupun interaksi antara dua faktor (AB, AC, BC), sehingga pemeriksaan pengaruh perlakuan dilanjutkan dengan pengaruh utamanya. Pengaruh utama (mandiri) dari ketiga faktor signifikan, sehingga perlu dilakukan pengusutan lebih lanjut untuk menentukan perbedaan di antara taraf rata-rata perlakuan.
Post Hoc
Berdasarkan analisis ragam, pengaruh interaksi tidak ada yang nyata, sedangkan ketiga pengaruh mandirinya nyata. Pengujian lanjut dilakukan terhadap pengaruh mandiri ketiga faktor tersebut.
Berikut adalah langkah pengujian Uji Lanjut dengan menggunakan LSD:
Kriteria pengujian:
Bandingkan nilai mutlak selisih kedua rata-rata yang akan kita lihat perbedaannya dengan nilai LSD dengan kriteria pengujian sebagai berikut:


Perbandingan Rataan Faktor Nitrogen (A):
Untuk membandingkan dua rataan petak utama (Faktor Nitrogen), perlu ditentukan terlebih dahulu galat baku (sy) dengan menggunakan formula:

Tentukan nilai t-student pada taraf nyata α =5% dengan derajat bebas galat a = 4:
t(0.05/2; 4) = 2.776
Hitung nilai LSD:


Bandingkan selisih rata-rata perlakuan dengan nilai LSD = 0.430 kg. Nyatakan berbeda apabila selisih rata-ratanya lebih besar dibandingkan dengan nilai LSD. Hasilnya adalah sebagai berikut:

Perbandingan: SED (SY) LSD 5%
2-rataan N 0.15492 0.4301

Nitrogen (N) Rata-rata
1 5.3847 a
2 6.2203 b
3 6.9957 c

Perbandingan Rataan Faktor Manajemen (B):
Untuk membandingkan dua rataan anak petak (Faktor Manajemen), perlu ditentukan terlebih dahulu galat baku (sy) dengan menggunakan formula:

Tentukan nilai t-student pada taraf nyata α =5% dengan derajat bebas galat b = 12:
t(0.05/2; 12) = 2.179
Hitung nilai LSD:


Bandingkan selisih rata-rata perlakuan dengan nilai LSD = 0.285 kg. Nyatakan berbeda apabila selisih rata-ratanya lebih besar dibandingkan dengan nilai LSD. Hasilnya adalah sebagai berikut:

Perbandingan: SED (SY) LSD 5%
2-rataan M 0.13079 0.2850

Manajemen (M) Rata-rata
1 5.6328 a
2 6.0592 b
3 6.9088 c

Perbandingan Rataan Faktor Varietas (C):
Untuk membandingkan dua rataan anak-anak petak (Faktor Varietas), perlu ditentukan terlebih dahulu galat baku (sy) dengan menggunakan formula:

Tentukan nilai t-student pada taraf nyata α =5% dengan derajat bebas galat c = 36:
t(0.05/2; 36) = 2.0281
Hitung nilai LSD:


Bandingkan selisih rata-rata perlakuan dengan nilai LSD = 0.4310 kg. Nyatakan berbeda apabila selisih rata-ratanya lebih besar dibandingkan dengan nilai LSD. Hasilnya adalah sebagai berikut:

Perbandingan: SED (SY) LSD 5%
2-rataan V 0.2125 0.4310

Varietas (V) Rata-rata
1 5.0372 a
2 5.9226 b
3 7.6410 c






Please share...!



Komentar Anda?