Saturday, 15 Dec 2018

Uji t-student 2 populasi dengan Ragam Heterogen

Uji t-student 2 populasi dengan Ragam Heterogen. Pada uji-t satu sampel kita hanya membandingkan suatu populasi dengan suatu nilai tertentu, namun pada kenyataannya kasus yang menggunakan jenis uji ini sangat jarang terjadi. Para peneliti, khususnya di bidang pertanian, lebih banyak meneliti kasus-kasus yang memerlukan perbandingan antara dua keadaan atau dua rata-rata populasi.

Sebelum kita melakukan analisis, harus diperhatikan terlebih dahulu apakah kedua populasi tersebut berasal dari distribusi normal, apakah ragam keduapopulasi tersebut homogen? Hal ini akan memandu kita dalam memilih metode dan rumus yang tepat dalam melakukan analisis uji-t untuk membandingkan kedua nilai rata-rata populasi. Pada artikel ini akan diuraikan mengenai uji-t 2 populasi/sampel dengan ragam heterogen.

Bahasan selengkapnya mengenai uji t-student bisa dibaca pada dokument berikut.

Info. Apabila dokument dari server tidak muncul, silahkan refresh (reload) kembali halaman ini.

Wait...
Tunggu Sampai dokumen selesai dimuat...!

bla

 

Document Script:


Uji t 2 sampel dengan Ragam tidak homogen




Contoh Data:
Terdapat dua kelompok jenis lahan, yaitu lahan subur dan lahan tandus, dari setiap lahan tersebut diambil sample sebanyak 7 buah untuk ukuran kerikil halusnya. Ujilah pada taraf 5% apakah kandungan kerikil halus pada lahan subur berbeda dengan lahan tandus? Data kerikil halus dan kasar disajikan pada Tabel berikut:
Tabel. Kerikil halus dalam tanah permukaan (Torrie, 1980)
Nomor Hasil
Lahan Subur Lahan Tandus
1 5.9 7.6
2 3.8 0.4
3 6.5 1.1
4 18.3 3.2
5 18.2 6.5
6 16.1 4.1
7 7.6 4.7

Tabel Hasil Perhitungan dengan menggunakan software SPSS v.16:

Uji Normalitas
Uji normalitas (Kolmogorov-Smirnova/ Shapiro-Wilk) untuk kedua kelompok tidak nyata. Hal ini menunjukkan bahwa kedua sampel tersebut berdistribsi normal.
Uji kehomogenan ragam:
Hasil Uji Levene menunjukkan bahwa kedua populasi tersebut mempunyai ragam yang berbeda (p = 0.001 < 0.05), sehingga uji t yang digunakan adalah uji t dengan asumsi ragam berbeda (Equal variance not assumed). Hal ini menunjukkan bahwa kedua sample berasal dari populasi yang berbeda.
Perhitungan: Cara 1 (Metode Klasik/Tradisional)



Cara ke-2 (Metode Modern)
Kesimpulan:
Lihat output hasil analisis dengan menggunakan software SPSS di atas!
Karena nilai signifikasinya (Sig. = 0.028) < 0.05, maka H0 ditolak dan HA diterima. Hal ini menunjukkan bahwa pada taraf nyata 5%, rata-rata kandungan kerikil halus pada lahan subur dan lahan tandus berbeda.

Pada output Tabel di sertakan juga nilai selang kepercayaannya.
P(0.99372 < μ1 - μ2 < 12.94914) = 95%
Yang berarti 95% kita percaya bahwa perbedaan diantara kedua rata-rata lahan tersebut berada pada kisaran antara 0.99372 dan 12.94914.





Please share...!



Komentar Anda?