Sidebar Menu

Smartstat

Statistika dan Rancangan Percobaan. Kumpulan artikel, slide, bahan ajar, contoh dan tutorial dengan software pengolah data Excel, SPSS, SAS, Statistica, Minitab

SmartstatXL Excel Add-in

Ade Setiawan

Analisis Ragam (Anova):

  • Rancangan Dasar:
    • Rancangan Acak Lengkap (One Way Anova)
    • Rancangan Acak Kelompok (Two Way Anova)
    • Rancangan Bujur Sangkar Latin
  • Faktorial:
    • Faktorial (RAL, RAK, RBSL)
    • Split Plot
    • Split-Split Plot
    • Strip Plot
  • Multi Lokasi/Musim/Tahun
  • Repeated Measure

Uji Lanjut (Post Hoc):

  • LSD
  • Tukey’s HSD
  • Scheffé’s test
  • Duncan
  • Dunnet
  • REGWQ
  • Scott Knott

Ade Setiawan
Analisis korelasi pearson. Output dalam bentuk matriks korelasi lengkap dengan tanda signifikan Opsional: Scatter Plot, Grouping Variable

Ade Setiawan

Uji t-student satu sampel, berpasangan, independent t-test

Ade Setiawan

Statistik Deskriptif:

  • Ukuran Pemusatan (central tendency): Mean, Median, Mode, Harm & Geom Mean
  • Ukuran Penyebaran (variability or dispersion): Range, Variance, Standard Deviation, Quartile, CI
  • Distribusi: Skewness, Kurtosis
  • Uji Kenormalan + Chart (Histogram & Normal P-Plot)

Ade Setiawan
Analisis Regresi Linier Sederhana; Analisis Regresi Linier Berganda; Analisis Regresi Polinomial

SmarstatXL bisa digunakan untuk Analisis Data Percobaan yang bermasalah, seperti data hilang atau data yang tidak memenuhi asumsi anova. Perhitungan data hilang dan transformasi data dengan SmartstatXL bisa untuk semua jenis rancangan percobaan.

Data Hilang

Apabila terdapat data hilang, tinggal kosongkan nilai sel pada Dataset. SmartstatXL bisa melakukan perhitungan untuk mengganti satu atau lebih data hilang, baik data hilang pada respons yang sama maupun pada respons yang berbeda.

Langkah-langkah Analisis Ragam (Anova) untuk data hilang:

  1. Aktifkan lembar kerja (Sheet) yang akan dianalisis.
  2. Tempatkan kursor di Dataset (untuk membuat Dataset, lihat cara Persiapan Data).
  3. Pada contoh data hilang, misalnya data pada perlakuan 3Dok1 Ulangan ke-1 dam 3Dok4 Ulangan ke-3 tidak ada. Kosongkan sel tersebut (tidak boleh diisi dengan spasi, untuk meyakinkan benar-benar kosong, klik sel tersebut dan selanjutnya tekan Tombol Del)
  4. Lakukan Langkah analisis seperti biasa.
  5. Klik Menu RAL.
  6. SmartstatXL akan menampilkan kotak dialog untuk memastikan apakah Dataset sudah benar atau belum (biasanya alamat sel untuk Dataset sudah otomatis dipilih dengan benar).
  7. Apabila sudah benar, Klik Tombol Selanjutnya
  8. Selanjutnya akan tampil Kotak Dialog Anova – RAL Faktor Tunggal berikut:
  9. Pilih Faktor dan Respons seperti pada gambar di atas!
  10. Klik Tombol Selanjutnya untuk masuk ke Kotak Dialog Anova Tahap-2
  11. Selanjutnya akan tampil kotak dialog Tahap 2 berikut:
  12. Pada bagian Transformasi dan Data Pencilan, centang kotak cek “Tabel: Prediksi, Residual, Pencilan, Transformasi
  13. Tekan tombol Selanjutnya.
  14. Pada Kotak Dialog Anova Tahap 3, Tekan tombol “OK

Pada Output Analisis Ragam (Anova) RAL Satu Faktor, scroll ke bagian Tabel Pemeriksaan data pencilan dan transformasi.  Pada Tabel tersebut, data hilang sudah diganti dengan data prediksinya, ditandai dengan warna biru dan pada kolom Diagnostik diberi keterangan Missing.

Transformasi Data Otomatis

Analisis ragam sah apabila sudah memenuhi asumsi anova. Untuk percobaan dengan ulangan yang sama dan dilakukan pengacakan, asumsi yang penting adalah Asumsi Kohomogenan Ragam dan Normalitas. Nilai residual untuk semua perlakuan harus homogen dan berdistribusi normal.  Uji kehomogenan ragam pada SmartstatXL menggunakan Uji Levene dan Uji Kenormalan dilakukan dengan menggunakan beberapa Uji Statistik, seperti pada gambar berikut:

  • Apabila pada Tabel Uji Levene nilai sig kurang dari 0.05, artinya ragam nilai residual perlakuan tidak homogen dan hal tersebut menunjukkan adanya pelanggaran asumsi anova (Nilai F ditandai dengan warna merah).
  • Apabila pada table Uji Kenormalan, nilai p-Value kurang dari 0.05, menunjukkan bahwa nilai residual tidak berdistribusi normal, dan hal tersebut menjunjukkan adanya pelanggaran asumsi anova.

Apabila data tidak memenuhi asumsi anova (ragam tidak homogen dan tidak berdistribusi normal), SmartstatXL mencoba mencari solusi untuk kasus tersebut:

  • Langkah pertama: SmartstatXL mencoba mencari jenis transformasi yang sesuai.
  • Langkah kedua: apabila tidak ditemukan transformasi yang sesuai, SmartstatXL mencoba untuk mengganti data pencilan (Kotak cek Ganti Data Outlier harus dicentang).
  • Langkah ketiga, apabila tetap tidak ditemukan solusi, SmartstatXL akan mencoba mengganti data pencilan dari hasil transformasi sebelumnya.

Pada contoh kasus berikut, analisis dilakukan pada percobaan RAK Split Plot yang dilakukan di tiga lokasi. Berikut langkah-langkah Transformasi Data secara otomatis.

  1. Aktifkan lembar kerja (Sheet) yang akan dianalisis.
  2. Tempatkan kursor pada Dataset (untuk membuat Dataset, lihat cara Persiapan Data).
  3. Lakukan Langkah analisis seperti biasa.
  4. Klik Menu RAK Split Plot.
  5. SmartstatXL akan menampilkan kotak dialog untuk memastikan apakah Dataset sudah benar atau belum (biasanya alamat cell untuk Dataset sudah otomatis dipilih dengan benar).
  6. Apabila sudah benar, Klik Tombol Selanjutnya
  7. Selanjutnya akan tampil Kotak Dialog Anova – RAK Split Plot berikut:
  8. Pilih Faktor dan Respons seperti pada gambar di atas!
  9.  Klik Tombol Selanjutnya
  10. Selanjutnya akan tampil kotak dialog Tahap 2 berikut:
  11. Pada bagian Transformasi dan Data Pencilan, centang kotak cek “Cari Transformasi Terbaik”
    • Skor minimum transformasi: 16
    • Centang Kotak Cek “Ganti data outlier”
    • Depth: 3
  12. Tekan tombol Selanjutnya.
  13. Pada Kotak Dialog Anova Tahap 3, Tekan tombol “OK

Berikut output Anova:

Pada bagian Daftar Isi Output Analisis Ragam, ternyata terdapat beberapa respons yang melanggar asumsi Anova.

  • Hasil Gabah Lokasi 1 dan Lokasi 1: Melanggar Asumsi Anova!
    • Apabila melanggar asumsi, pada bagian daftar isi diberikan tanda [ x ] warna merah
    • Selanjutnya apabila ditemukan Transformasi yang cocok, tepat pada daftar berikutnya disertakan transformasi yang sesuai. Pada bagian daftar isi diberikan tanda [ » ] warna biru
  • Hasil Gabah Lokasi 3: Asumsi Anova sudah terpenuhi.
    • Apabila memenuhi asumsi, pada Daftar isi diberikan tanda [ √ ] warna hijau

Hasil Gabah Lokasi 1:

Perhatikan Tabel Anova Diagnostik:

  • Hasil Uji Levene menunjukkan adanya pelanggaran asumsi Anova (nilai sig di bawah 0.05.)
  • Hasil Uji Kenormalan menunjukkan semuanya sudah memenuhi asumsi anova (nilai p-value di atas 0.05)

Meskipun nilai residual sudah berdistribusi normal, namun berdasarkan uji Levene ternyata ragam tidak homogen. Dengan demikian, analisis ragam tidak sah! Harus dilakukan transformasi agar memenuhi asumsi anova.

SmartstatXL tidak menemukan Tranformasi yang sesuai. Namun demikian, data bermasalah tersebut bisa diselesaikan dengan mengganti data pencilan. Lihat pada bagian daftar isi: [ » ] Trans: Hasil Gabah Lokasi 1 (Mengganti data pencilan (Depth: 0)). Berikut hasil diagnostic anova setelah data pencilan dibuang.

Dari hasil kedua uji (kenormalan dan heteroskedastisitas), menunjukkan bahwa kedua asumsi anova sudah terpenuhi.

Hasil Gabah Lokasi 2:

Kasusnya sama seperti pada Lokasi 1, uji heteroskedastisitas tidak terpenuhi. Pada kasus ini, SmartstatXL berhasil menemukan transformasi yang sesuai, yaitu transformasi Log atau Ln: [ » ] Trans: Hasil Gabah Lokasi 2 (Log Transformation: Log(Y) or LN(Y))