Sidebar Menu

Cara Analisis Korelasi

Cara Analisis Korelasi dengan menggunakan SmartstatXL - Excel Add-in

Analisis Korelasi Pearson menjadi mudah dengan menggunakan SmarStatXL. Selain layout output nilai korelasi disusun dalam bentuk matriks korelasi juga sudah dilengkapi dengan tanda signifikansinya. Nilai korelasi yang signifikan diberi tanda asterik (*) dan warna merah. Anda bisa menampilkan output untuk nilai korelasinya (r) atau dalam nilai peluangnya (nilai signifikansinya). Khusus untuk versi berbayar, mulai dari Basic Edition, Anda juga bisa menentukan apakah output dilengkapi dengan Diagram Sebar (Scatter Plot) atau tidak. Sama seperti Analisis Deskrptif, output bisa displit berdasarkan kategori tertentu.

Langkah-langkah Analisis Korelasi:

  1. Aktifkan lembar kerja (Sheet) yang akan dianalisis.
  2. Tempatkan kursor di Dataset (untuk membuat Dataset, lihat cara Persiapan Data).
  3. Apabila kursor (Cell Aktif) tidak berada pada Dataset, SmartstatXL otomatis akan mencoba menentukan Dataset secara otomatis.
  4. Aktifkan Tab SmartStat
  5. Klik Menu Korelasi.

     

     
  6. SmartStatXL akan menampilkan kotak dialog untuk memastikan apakah Dataset sudah benar atau belum (biasanya alamat cell Dataset sudah otomatis dipilih dengan benar).
  7. Apabila sudah benar, Klik Tombol Selanjutnya
  8. Selanjutnya akan tampil Kotak Dialog Analisis Korelasi:
  9. Pilih Variabel yang akan dianalisis

  10. Apabila nilai statistik akan digrupkan berdasarkan kategori tertentu, Centang kotak cek "Grup berdasarkan" dan pilih Variabel yang akan dijadikan sebagai Kategori/Grup.
  11. Apabila output hanya dalam bentuk matriks korelasi nilai peluangnya, aktifkan kotak cek "Tampilkan nilai p" dengan mencentangnya. Output berubah menjadi nilai peluangnya (signifikansinya)

     

  12. Nonaktifkan kembali Kotak Cek "Tampilkan nilai p", selanjutnya centang kotak cek "Buat Diagram Tebar" untuk menyertakan Chart Scatter Plot pada lembar output.
  13. Selanjutnya Tekan tombol "OK"

Berikut adalah Output Analisis Korelalsi:

  1. Matriks Korelasi Pearson:
    1. Tanpa dikategorikan berdasarkan Variabel tertetu:
    2. Dikategorikan berdasarkan Variabel tertentu:
  2. Chart (Grafik)
    1. Tanpa dikategorikan berdasarkan Variabel tertetu:
    2. Dikategorikan berdasarkan Variabel tertentu:
Pin It