Tuesday, 15 Oct 2019

Rancangan Acak Lengkap (RAL)

Rancangan acak lengkap merupakan jenis rancangan percobaan yang paling sederhana. Adapun yang melatarbelakangi digunakannya rancangan acak lengkap adalah sebagai berikut :

  1. Satuan percobaan yang digunakan homogen atau tidak ada faktor lain yang mempengaruhi respon di luar faktor yang dicoba atau diteliti.
  2. Faktor luar yang dapat mempengaruhi percobaan dapat dikontrol. Misalnya percobaan yang dilakukan di laboratorium.

Berikut adalah Daftar Materi Rancangan Acak Lengkap (RAL) berupa artikel, slide, tutorial (Excel, SPSS, Minitab, Statistica, dll).


Contoh Penerapan RAL Faktorial

Artikel contoh analisis RAL Faktorialini merupakan kelanjutan dari artikel RAL Faktorial. Misalkan saja ada percobaan sebagai berikut:
Terdapat 3 jenis material untuk pembuatan baterai (A, B, C) yang dicobakan pada 3 temperatur (15 oF, 70 oF, 125 oF). Dari percobaan tersebut ingin diketahui apakah jenis material dan suhu mempengaruhi daya tahan baterai? Apakah jenis material tertentu cocok untuk suhu tertentu? Berikut adalah langkah-langkah perhitungan analisis ragam yang dilanjutkan dengan Uji Lanjut Duncan.



Contoh-contoh Penerapan Rancangan Acak Lengkap :

Artikel ini merupakan kelanjutan dari Materi Rancangan Acak Lengkap.  Berikut adalah contoh kasus  Rancangan Acak Lengkap dengan Ulangan Sama.

Pada contoh kasus ini, digunakan kembali contoh kasus yang sama dengan contoh pada penguraian keragaman total. Hanya saja, menggunakan langkah perhitungan yang sedikit berbeda. (Berikut ini adalah hasil pengujian estrogen beberapa larutan yang telah mengalami penanganan tertentu. Berat uterin tikus dipakai sebagai ukuran keaktifan estrogen. Berat uterin dalam miligram dari empat tikus untuk setiap kontrol dan enam larutan yang berbeda dicantumkan dalam tabel berikut ) Tabel 1. Data Berat Uterin (mg) dari 7 Perlakuan Terhadap Empat Tikus

kontrol P1 P2 P3 P4 P5 P6
89.8 84.4 64.4 75.2 88.4 56.4 65.6
93.8 116.0 79.8 62.4 90.2 83.2 79.4
88.4 84.0 88.0 62.4 73.2 90.4 65.6
112.6 68.6 69.4 73.8 87.8 85.6 70.2
Total perlakuan 384.6 353 301.6 273.8 339.6 315.6 280.8 2249
Y1. Y2. Y3. Y4. Y5. Y6. Y7. Y..

 


Pada pembahasan sebelumnya kita sudah mendiskusikan mengenai pengaruh perlakuan tunggal terhadap respons tertentu.  Perlakuan tunggal tersebut dinamakan faktor, dan taraf atau level dari faktor tersebut dinamakan tarafFaktordisimbolkan dengan huruf kapitalsedangkan tarafdari faktor tersebut disimbolkan dengan huruf kecil.  Apabila secara serempak kita mengamati pengaruh beberapa faktor dalam suatu penelitian yang sama, maka percobaan tersebut dinamakan dengan percobaan faktorial.

Percobaan faktorialadalah suatu percobaan yang perlakuannya terdiri atas semua kemungkinan kombinasi taraf dari beberapa faktor.  Percobaan dengan menggunakan f faktor dengan t taraf untuk setiap faktornya disimbolkan dengan percobaan faktorial ft.  Misalnya, percobaan faktorial 22artinya kita menggunakan 2 faktor dan taraf masing-masing faktornya terdiri dari 2 taraf.  Percobaan faktorial 22 juga sering ditulis dalam bentuk percobaan faktorial 2x2.   Penyimbolan yang terakhir sering digunakan untuk percobaan faktorial dimana taraf dari masing-masing faktornya berbeda, misalnya 2 taraf untuk faktor A dan 3 taraf untuk faktor B, maka percobaannya disebut percobaan faktorial 2x3.  Percobaan faktorial 2x2x3 maksudnya percobaan faktorial yang terdiri dari 3 faktor dengan taraf untuk masing-masing faktornya berturut-turut 2, 2, dan 3.  Dengan demikian, dalam percobaan faktorial, ada dua tahap yang perlu dilakukan, pertama yaitu rancangan perlakuannya, seperti yang sudah diuraikan sebelumnya, dan selanjutnya tahap pemilihan rancangan lingkungannya yaitu yang menyangkut bentuk desain percobaan seperti RAL, RAK, Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL), Rancangan Petak Terbagi (Split Plot), Rancangan Petak Berjalur (Strip Plot).


Rancangan Acak Lengkap (RAL)

Rancangan acak lengkapmerupakan jenis rancangan percobaanyang paling sederhana. Adapun yang melatarbelakangi digunakannya rancangan acak lengkap adalah sebagai berikut :

  1. Satuan percobaan yang digunakan homogen atau tidak ada faktor lain yang mempengaruhi respon di luar faktor yang dicoba atau diteliti.
  2. Faktor luar yang dapat mempengaruhi percobaan dapat dikontrol. Misalnya percobaan yang dilakukan di laboratorium.

Oleh karena hal-hal tersebut di atas, rancangan acak lengkap ini biasanya banyak ditemukan di laboratorium atau rumah kaca.


Slide: Rancangan Acak Lengkap

Slide: Rancangan Acak Lengkap

Slide Rancangan Percobaan dengan menggunakan Rancangan Dasar Rancangan Acak Lengkap(RAL) satu faktor.

  • Pengertian dasar: Faktor, Taraf, Perlakuan (Treatment), Respons
  • Layout/Tata Letak Percobaan & Pengacakan Rancangan Acak Lengkap;
  • Penyusunan Data;
  • Analisis Ragam Rancangan Acak Lengkap;
  • Perbandingan Rataan;

Tutorial Excel AnovaRAL Faktor Tunggal

Tutorial Excel: Anova-RAL Faktor Tunggal

Anova: Single Factor - One Way Anova - RAL Faktor Tunggal.

Analisis Varians (Anova) sederhana untuk dua sampel atau lebih dapat dilakukan dengan menggunakan Add-Ins Analysis Toolpak Microsoft Excel - Anova: Single Factor. Apabila hanya ada dua sampel yang akan di bandingkan, bisa juga dengan menggunakan uji t, namun apabila lebih dari dua sampel, lebih tepat dengan menggunakan One Way Anova.

Anova: Single Factor dikenal juga dengan istilah One Way Anova atau Rancangan Acak Lengkap Faktor Tunggal.


Tutorial Excel AnovaRAL Faktorial

Tutorial Excel: Anova-RAL Faktorial

Anova: Two-Factor With Replication - RAL Faktorial

Analisis Varians (Anova) untuk Rancangan Acak Lengkap pola Faktorial dapat dilakukan dengan menggunakan Add-Ins Analysis Toolpak Microsoft Excel - Anova: Two-Factor With Replication.

Hipotesis:
H0 : µ1 = µ2 =... = µn
HA : paling tidak, ada salah satu rata-rata yang berbeda dengan yang lainnya.

Berikut adalah Tutorial RAL Faktorial(Anova : Two-Factor With Replication)


Tutorial SPSS RAL Faktorial

Tutorial SPSS: RAL Faktorial

Tutorial SPSS untuk Analisis Ragam RAL Faktorial.

Sebelum mempelajari Tutorial ini, sebaiknya Anda mempelajari dan memahami Materi Percobaan RAL Faktorial terlebih dulu. Data yang digunakan pada tutorial sama dengan contoh data yang digunakan pada Contoh Perhitungan Analisis Ragam RAL Faktorial secara manual. Perhitungan secara manual bisa dipelajari pada tautan di atas atau pada Slide Percobaan Faktorial. Selain itu, disarankan Anda mempelajari Tutorial SPSS untuk Rancangan Dasar terlebih dahulu (Tutorial RAL, RAK, dan RBSL), karena langkah-langkah analisis dan interpretasi output SPSS dijelaskan secara detail pada Tutorial tersebut.


Tutorial SPSS Rancangan Acak Lengkap 40RAL41

Tutorial SPSS: Rancangan Acak Lengkap (RAL)

Tutorial SPSS untuk Analisis Ragam RAL Faktor Tunggal.

TUTORIAL ini akan memandu Anda bagaimana cara melakukan Analisis Ragam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan menggunakan Software SPSS 17.

Sebelum mempelajari Tutorial ini, sebaiknya Anda mempelajari dan memahami materi Rancangan Acak Lengkap Faktor Tunggal terlebih dulu. Data yang digunakan pada tutorial sama dengan contoh data yang digunakan pada Contoh Perhitungan Analisis Ragam RAL Faktor Tunggal secara manual. Perhitungan secara manualnya bisa Anda pelajari pada link di atas atau pada Slide: Rancangan Acak Lengkap.