Kategori Rancangan Percobaan pada website Smartstat menyediakan kumpulan artikel yang mendalam tentang berbagai aspek rancangan percobaan, termasuk pengertian dan konsep dasar, asumsi analisis varians, perbandingan rata-rata, dan berbagai jenis rancangan percobaan yang sering digunakan. Anda akan menemukan informasi tentang Rancangan Acak Lengkap, Rancangan Acak Kelompok, Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL), Percobaan Faktorial, Split-Plot, Rancangan Petak-petak Terbagi (Split split Plot), dan Rancangan Petak Berjalur (Strip Plot).
Artikel-artikel ini mencakup berbagai topik, mulai dari pengertian data, fungsi data, hingga berbagai metode perbandingan rata-rata seperti Uji Tukey, Uji LSD, Uji Dunnet, Uji Duncan, Uji Scheffe's, dan lainnya. Setiap artikel disajikan dengan penjelasan yang jelas dan mendalam, menjadikan kategori Rancangan Percobaan ini sebagai sumber belajar yang berharga bagi siapa saja yang ingin memperdalam pengetahuan tentang rancangan percobaan dalam statistika dan bagaimana menerapkannya dalam penelitian Anda.
Artikel ini merupakan kelanjutan dari Materi RAK Faktorial.
Berikut adalah Data Percobaan Pengaruh Pengolahan Tanah dan Pupuk Organik terhadap Indeks Stabilitas Agregat. Pengolahan Tanah terdiri dari 3 taraf dan Pupuk Organik 4 taraf. Percobaan disusun dengan menggunakan rancangan dasar Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL). Berikut adalah langkah-langkah perhitungan Analisis Ragam yang dilanjutkan dengan Uji Lanjut Fisher's LSD/BNT.
Artikel Contoh Analisis Ragam Rancangan Split Plot ini merupakan kelanjutan dari artikel Rancangan Petak Terbagi (Split Plot)
Misalkan ada penelitian yang ingin meneliti pengaruh kombinasi pemupukan NPK dan genotipe padi terhadap hasil padi (kg/petak). Pengaruh kombinasi pemupukan NPK (A) terdiri 6 taraf ditempatkan sebagai petak utama (main plot) dan genotipe padi (B) terdiri dari 2 taraf yang ditempatkan sebagai anak petak (subplot). Petak utama disusun dengan menggunakan rancangan dasar RAK dengan ulangan 3 kali. Data hasil percobaan serta langkah-langkah perhitungan analisis ragam yang dilanjutkan dengan Uji Lanjut Fisher's LSD/BNT dapat dipelajari pada dokumen di bawah ini. Tutorial pengolahan datanya dengan menggunakan Software SPSS bisa Anda pelajari pada Tutorial SPSS: Rancangan Split Plot.
Rancangan Faktorial 2 X 2 X 3 dengan Rancangan Dasar: RAK
Berikut adalah uraian mengenai Tabulasi Data Rancangan Faktorial 2 X 2 X 3, Model Linier, Asumsi, Formula Analisis Ragam dan hipotesis. Nilai-nilai data pengamatan dari percobaan dapat ditabulasikan sebagai berikut :
Nama lain untuk Rancangan Split-Blok adalah Strip-Plot atau Rancangan Petak-Berjalur. Rancangan ini sesuai untuk percobaan dua faktor dimana ketepatan pengaruh interaksi antar faktor lebih diutamakan dibandingkan dengan dua pengaruh lainnya, pengaruh mandiri faktor A dan Faktor B. Rancangan ini mirip dengan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot), hanya saja pada split-blok, subunit perlakuan ditempatkan dalam satu jalur yang tegak lurus terhadap perlakuan petak utamanya. Pada split-blok, faktor pertama ditempatkan secara acak dalam jalur vertikal, sedangkan faktor kedua ditempatkan secara acak pada jalur horisontal. Setiap jalur mendapatkan satu perlakuan faktor A dan satu perlakuan faktor B.
Pada pembahasan sebelumnya mengenai beberapa jenis rancangan lingkungan untuk mengendalikan galat percobaan, kita hanya dihadapkan pada satu tipe Satuan Percobaan untuk semua perlakuan dan satu proses pengacakan untuk menempatkan perlakuan ke dalam satuan percobaan. Namun demikian, dalam Percobaan Faktorial terkadang kita dihadapkan pada situasi lain dimana terdapat beberapa tipe satuan percobaan dan taraf dari faktor-faktor percobaan ditempatkan secara berurutan serta prosedur pengacakannya pun dilakukan secara terpisah. Misalnya, dari kedua faktor yang kita coba, kita buat ukuran petak satuan percobaan yang ukurannya lebih besar untuk salah satu faktornya, kemudian untuk masing-masing petak tersebut kita bagi lagi menjadi beberapa petak dengan ukuran lebih kecil yang merupakan satuan percobaan untuk taraf faktor keduanya. Prosedur ini tiada lain merupakan prinsip dari percobaan Split-Plot. Petak satuan percobaan yang ukurannya lebih besar dan didalamnya terdapat anak-anak petak dinamakan dengan Petak Utama (Main Plot), sedangkan petak satuan percobaan kedua yang ukurannya lebih kecil dan ditempatkan secara acak pada Petak Utama dinamakan Anak Petak (Sub Plot).
Artikel contoh analisis rancangan strip-plot (split-blok) ini merupakan kelanjutan dari artikel Rancangan Petak Berjalur (Strip Plot). Misalkan saja, data yang akan dianalisis sama dengan contoh pada Rancangan Petak Terbagi (Split Plot), yaitu Pengaruh pemberian kombinasi pupuk dan genotipe padi terhadap hasil padi, namun dirancang dengan menggunakan rancangan strip-plot/split-blok. Kombinasi Pupuk NPK (Faktor vertikal, A) dan Genotipe padi (Faktor horisontal, B). Berikut adalah langkah-langkah perhitungan analisis ragam yang dilanjutkan dengan uji lanjut LSD/BNT.
Halaman 4 dari 5