Sidebar Menu

Rancangan Percobaan

Kategori Rancangan Percobaan pada website Smartstat menyediakan kumpulan artikel yang mendalam tentang berbagai aspek rancangan percobaan, termasuk pengertian dan konsep dasar, asumsi analisis varians, perbandingan rata-rata, dan berbagai jenis rancangan percobaan yang sering digunakan. Anda akan menemukan informasi tentang Rancangan Acak Lengkap, Rancangan Acak Kelompok, Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL), Percobaan Faktorial, Split-Plot, Rancangan Petak-petak Terbagi (Split split Plot), dan Rancangan Petak Berjalur (Strip Plot).

Artikel-artikel ini mencakup berbagai topik, mulai dari pengertian data, fungsi data, hingga berbagai metode perbandingan rata-rata seperti Uji Tukey, Uji LSD, Uji Dunnet, Uji Duncan, Uji Scheffe's, dan lainnya. Setiap artikel disajikan dengan penjelasan yang jelas dan mendalam, menjadikan kategori Rancangan Percobaan ini sebagai sumber belajar yang berharga bagi siapa saja yang ingin memperdalam pengetahuan tentang rancangan percobaan dalam statistika dan bagaimana menerapkannya dalam penelitian Anda.

 

Contoh Penerapan Rancangan Petak-Petak Terbagi (Split Split Plot Design)

Artikel Contoh Analisis Rancangan Petak-Petak terbagi ini merupakan kelanjutan dari artikel Rancangan Petak-petak Terbagi (Split-split Plot). Misalkan saja, ada percobaan dibidang pertanian yang ingin mempelajari pengaruh dari pemupukan Nitrogen (A), Manajemen terhadap tanaman (B) dan Jenis Varietas (C) terhadap hasil produksi padi (ton/ha). Faktor Nitrogen ditempatkan sebagai petak utama, Manajemen sebagai anak petak dan Varietas sebagai anak-anak petak. Berikut adalah langkah-langkah perhitungan analisis ragam yang dilanjutkan dengan Uji Lanjut Fisher's LSD/BNT.

Rancangan Petak-Petak Terbagi (RPPT) merupakan perluasan dari Rancangan Petak Terbagi (RPT). Pada RPT kita hanya melakukan percobaan dengan 2 faktor, sedangkan pada RPPT kita berhadapan dengan 3 faktor percobaan. Faktor pertama, kedua, dan ketiga berturut-turut ditempatkan sebagai petak utama, anak petak, dan anak-anak petak. Prinsipnya hampir sama dengan RPT, yaitu faktor yang ditempatkan pada petak yang ukurannya lebih kecil lebih dipentingkan dibandingkan dengan petak yang ukurannya lebih besar. Dengan demikian, anak-anak petak dialokasikan sebagai faktor yang terpenting, diikuti oleh anak petak dan terakhir, petak utama yang tidak terlalu dipentingkan.